Cara Membuat Roti Tawar
-
500 gram tepung terigu protein tinggi (tepung roti)
-
7 gram ragi instan (1 sachet)
-
50 gram gula pasir
-
1 sdt garam
-
300 ml air hangat (suhu sekitar 35-40°C)
-
50 gram mentega atau margarin (lelehkan)
Alat yang dibutuhkan:
-
Wadah besar untuk menguleni adonan
-
Loyang roti ukuran standar (sekitar 20x10x7 cm)
-
Kain bersih atau plastik wrap untuk menutup adonan
-
Oven atau alat pemanggang
Langkah-langkah lengkap:
1. Persiapan ragi
-
Campurkan ragi instan dengan 50 ml air hangat dan 1 sendok teh gula dari gula yang sudah disiapkan.
-
Aduk ringan, biarkan selama 5-10 menit sampai berbusa. Ini tanda ragi aktif.
2. Campur bahan kering
-
Dalam wadah besar, masukkan tepung terigu, gula pasir (sisakan sedikit untuk ragi), dan garam.
-
Aduk rata supaya bahan kering tercampur sempurna.
3. Membuat adonan awal (autolysis)
-
Tuang campuran ragi yang sudah berbusa ke dalam tepung.
-
Tambahkan sisa air hangat (sekitar 250 ml).
-
Aduk dengan sendok atau tangan sampai semua bahan mulai menyatu, membentuk adonan kasar.
-
Diamkan selama 20-30 menit supaya gluten mulai terbentuk (ini tahap autolysis, membuat roti lebih lembut).
4. Menguleni adonan
-
Setelah autolysis, tambahkan mentega leleh.
-
Uleni adonan dengan tangan atau mixer sampai kalis dan elastis (sekitar 15-20 menit).
-
Cara mengetes kalis: adonan bisa diregangkan tipis tanpa putus dan permukaan jadi halus.
5. Fermentasi pertama (proofing)
-
Bulatkan adonan, letakkan di wadah yang sudah diolesi sedikit minyak supaya tidak lengket.
-
Tutup dengan kain bersih atau plastik wrap.
-
Diamkan di tempat hangat selama 1-1,5 jam sampai adonan mengembang dua kali lipat.
6. Membentuk adonan
-
Kempiskan adonan untuk mengeluarkan gas.
-
Bentuk adonan sesuai loyang roti, biasanya bentuk memanjang dan sedikit pipih.
-
Letakkan dalam loyang yang sudah dioles minyak atau dialasi kertas roti.
7. Fermentasi kedua
-
Tutup kembali dengan kain atau plastik wrap.
-
Diamkan lagi selama 45 menit sampai adonan mengembang lagi dan memenuhi loyang.
8. Pemanggangan
-
Panaskan oven pada suhu 180°C selama 10 menit sebelum memanggang.
-
Panggang roti selama 25-30 menit sampai bagian atasnya berwarna coklat keemasan.
-
Untuk memastikan matang, ketuk bagian bawah roti; jika berbunyi “kopong”, berarti sudah matang.
9. Pendinginan
-
Keluarkan roti dari oven.
-
Biarkan dingin di rak kawat supaya uap air keluar dan roti tidak lembek.
-
Setelah dingin, roti siap dipotong dan dinikmati.
Tips tambahan:
-
Suhu air hangat jangan terlalu panas, karena bisa membunuh ragi.
-
Saat mengulen, jika adonan terlalu lengket, taburkan sedikit tepung tapi jangan terlalu banyak supaya roti tidak keras.
-
Fermentasi di tempat yang hangat, misalnya di dekat kompor atau oven yang sudah mati tapi masih hangat.


0 comments:
Post a Comment